Seperti Pada Waktunya

Menantimu seperti luka yang menganga itu menyakitkan
Terkadang aku merasa lelah untuk harus bersabar 
Sebab terlalu lama aku menangisi ketiadaan ini
Kerap berlari hingga tiada aku mengenal arah dan juga makna

Aku ingat bagaimana dahulu kau menyentuh wajahku
Mengajarkan aku bahasa-bahasa keberanian
Juga bagaimana caranya untuk memandang dunia
Lalu kau berikan aku keyakinan akan suatu harapan

apakah kau ingat bagaimana saat aku menangis?
air mata yang selalu berakhir di pangkuanmu, teduh..
apakah kau masih ingat saat aku tertawa padamu?
bukan hanya diam yang kini kau miliki sebagai jawaban mimpi

kini..
aku ingin menangis saat engkau membanggakan aku
dan aku ingin menanyakan banyak hal di dalam pelukmu
apa saja asal aku tidak lagi selalu merasa kesepian
apa saja asal kau mau kembali menemani aku yang takut

Ayah..

mendekat dan tataplah nanar mata ku dan jangan pergi
hantar aku pulang kembali kepada hari-hari itu...
dimana kita masih memiliki semua mimpi-mimpi
aku hanya ingin menjalani sisa waktu ku dengan bahagia
seperti pada waktunya...

Jogjakarta 05042015

Meraba Kata

Rasanya lapang itu tiada bertepi dan hati memiliki batas yang tak terjamah. Aku lelah menempuh diam itu dalam kengerian, berusaha meraba-raba arah khiblatku. Sudah pasti aku bukanlah guru yang dapat menggurui siapa pun, atau sang penilai yang dapat menilai dengan segala kuasanya. hahh, kita ini sama saja kawan, manusia yang selalu memiliki kesalahan dosa-dosa. Yang ku tahu aku hanya bisa menjalani segalanya denga keyakinanku, menunggu waktu membawa jawabannya.

Dari kelapangan yang tiada bertepi mengapa enggan kita menghadapkan wajah-wajah kita?. Aku, kamu dan mereka masing-masing memiliki cara untuk bersembunyi. Namun di sini kasih sayang turun menjelma beragam rupa, sehingga adakah kedewasaan dapat menjaga singahsana kebijaksanaan yang agung?. Begitu sesaknya aku menyelami hati ini ya allah.. "Cinta hanya akan bisa berlabuh setelah melewati idiologi yang berwarna-warni" seprti kata mereka. Maka kuatkanlah iman kami dalam menjalani perbedaan ini ya rabb. Tetapkan kami di jalan yang benar. Sekali lagi, aku hanya akan berdiam dan meraba kata. Khiblatku..


Jogjakarta 01042015
 
Copyright (c) 2010 Antara Kita. Blogger Templates by Bloggermint
Distributed by: best blogger template of 2011free blog template 01 - photo folio | best vpn windows 8 best vpn hide ip